Just Me and My Tears

i’m okay. :)

hey, from all of the good and the bad thing which i left behind, i feel okay.

because why? 

because i believe that god doesn’t give the trouble that i can’t handle.

it’s been so long, that i face up the whole and mess problem alone.

try to keep inside in the deep of my heart and nobody knows.

and until know? i’m still okay.. :)


Meninggalkan dan ditinggalkan

Satu jam sebelum pergantian tahun. Dengan latar belakang suara kembang api yang menggelegar memekakan telinga, dibalik jendela kamar, aku terdiam, terhenyak dan sedikit tersentak. Tahun 2011 sudah tinggal hitungan detik dan berganti tahun 2012, sebuah renungan kecil akan diri sendiri, segala peristiwa, canda tawa dan air mata. Berbagai macam hal menyenangkan, menyedihkan hingga menyesakkan.

Sebuah tahun baru, pasti akan ada hal yang telah berlalu, meninggalkan dan ditinggalkan, baik itu sesuatu ataupun seseorang, mungkin ada seseorang yang telah menemani di tahun 2011 dan tahun tahun sebelumnya tiba-tiba saja dengan tak disangka sangka berpaling dan pergi meninggalkan kita. Atau, ada salah satu dari kita yang malah ditinggalkan? Sebenarnya permasalahannya bukan pada “kenapa dia bersikap seperti itu?” Namun lebih kepada “apa yang membuat dia melakukan hal itu?”

Berbicara tentang meninggalkan dan ditinggalkan selalu menyisakan luka yang teramat dalam. Butuh keberanian lebih untuk menghadapi dan yakin bahwa “semuanya akan baik-baik saja!” Yaaaahh, walaupun pasti dengan air mata. Tidak ada yang salah dari meninggalkan atau ditinggalkan, mungkin hanya ke-tidaktepatan- waktu, ke-tidakikhlasan kita menerima dan ke-tidakmampuan kita melihat segala sesuatu dengan penuh rasa syukur.

Dibalik semua peristiwa meninggalkan dan ditinggalkan, sebenarnya masih banyak sekali pertanyaan yang belum terjawab, atauu bahkan mungkin akan lebih baik jika kita membiarkan waktu yang menjawabnya karena terkadang waktu membuat kita semakin bijak dalam memaknai kehidupan.

Ada senyum dan air mata bahagia yang tampak dari setiap peristiwa meninggalkan dan ditinggalkan, namun lebih semu dibanding air mata yang harus menetes mengingat kenangan yang telah dilalui dan kandas begitu saja. Rasanya sakit melebihi apapun, tapi sekali lagi, “life must go on,dude!” Tiada yang lebih berharga dari usahamu untuk bangkit dari keterpurukan. Walaupun saat ini kamu jatuh, semua pasti akan ada jalan keluarnya…

Bukan manusia kalau tidak pernah mengeluh dan menangis, namun Tuhan menganugrahkan otak dan naluri untuk membuat hati dan pikiran menjadi seimbang, logika dan perasaan menjadi sejalan.

Selamat tinggal tahun 2011, Selamat datang tahun 2012 Tahun dimana kita harus banyak belajar… Belajar bersyukur, meskipun tak cukup.. Belajar ikhlas, meskipun tak rela.. Belajar ta’at, Meskipun berat.. Belajar memahami, meskipun terbebani.. Belajar setia, meskipun tergoda.. Belajar memberi, meskipun tak seberapa.. Belajar tenang, meskipun gelisah.. Belajar percaya, meskipun susah..

31 Desember 2011


Pria “Menangis”

Pria “Menangis”

Kaum pria sesungguhnya jauh lebih sering “menangis”..
Namun mereka menyembunyikan tangisnya di dalam kekuatan akalnya.
Itulah mengapa Allah menyebutkan pada pria terdapat dua kali lipat akal seorang wanita,
Dan itulah sebabnya mengapa tiada yang kau lihat melainkan ketegarannya..
Pria menangis karena tanggung jawabnya di hadapan Allah kelak..
Ia menjadi tonggak penyangga rumah tangga,
Menjadi pengawal bagi Ibu, saudara perempuan, istri dan anak-anaknya.
Maka tangisnya tak pernah nampak di bening matanya..
Tangis pria adalah pada keringat yang bercucuran demi menafkahi keluarganya.
Tak bisa kau lihat tangisnya pada keluh kesah di lisannya..
Pria “menangis” dalam letih dan lelahnya menjaga keluarga dari kelaparan dan kejamnya dunia…
Tak dapat kau dengar tangisnya pada omelan-omelan di bibirnya..
Pria “menangis” dalam tegak dan teguhnya dalam melindungi keluarganya dari terik matahari, deras hujan dan dinginnya angin malam..
Tidak ada tangisnya pada peristiwa-peristiwa kecil dan sepele..
Pria “menangis” dalam kemarahannya jika kehormatan diri dan keluarganya digugat..
Pria “menangis” dengan sigap bangunnya di kegelapan dini hari..
Pria “menangis” dengan bercucuran peluhnya dalam menjemput rizki.
Pria “menangis” dengan tenaga dan darahnya menjadi garda bagi agamanya.
Sekaligus..
Pria pun sungguh-sungguh menangis dengan air matanya,  
di kesendiriannya  menyadari tanggung jawabnya yang besar di hadapan Allah..
Pandanglah Ayah…
Pandanglah Suami..
Pandanglah Kakak..

Sesungguhnya syurga ada di dalam keridha’an Allah terhadap pria yang telah berusaha menjadi Khalifah di keluarganya…


Kasih sayang yang tumbuh dari sebuah kesabaran dan keikhlasan serta saling mengingatkan merupakan anugerah terindah dari-Nya.. :)

— @Alin_Hidayah


A strong girl is a someone who can cry themselves to sleep at night and wake up with a smile on their face..

— TQW


.

Girl: “why don’t u pick me up?”
Boy: “……”
Girl : “umm.. Ok„ sorry.. U’re not even my husband..”